Posts Tagged ‘sosial’

Cerita Dibalik Si Tukang Parkir

Ini bukan mimpi dan juga bukan dongeng. Ini adalah ceritera dari negeri entah berantah, dari negeri terindah ditengah dunia, tapi miskin penduduknya dan pengemis pula akalnya. Negeri ini juga adalah negeri perandaian, 1001 andai – 1001 misal, negeri dengan kengerian tak terhingga karena kabut yang telah menutup akal sehat para penghuninya.

Cerita berawal dari sumber ceritaku, Pak Amang namanya – bukan nama sebenarnya – yang terkungkung di balik mimpi dan memutuskan hijrah dari desa dikaki gunung, dari antara lembah dan riam, menuju kota pasir[1] tempat peranginan. Keinginan untuk berhasil bak orang lain memuncak keluar diantara persendian tangan yang kekar, memompa darah bening dari pori kulit, membuat kaki tak juga berhenti mencari pijakan. Tak juga di malam ini, disaat angin malam mulai menggigit, serta rintihan air langit yang makin bersikeras lidah pula dengan sang angin, seakan tak ingin kalah membuat Pak Amang menggigil kedinginan.

Lanjutkan Membaca …

Bentuk Segera Komisi Pengawasan KOMIK!!!!

Terlebih dahulu saya mohon maaf apabila ada gambar yang tidak berkanan, ini semua demi penggambaran bahaya yang benar-benar nyata bagi keluarga Anda.

Salah Satu Komik DewasaSaya seorang penggemar berat komik mangga Jepang dan komik-komik lainnya. Bila mau dibilang maniak juga bisa; kalau ukuran kemaniakan Anda adalah mencari lima komik baru hampir tiap 3 hari sekali bahkan lebih sering dari itu.

Ini opo yo …Nah, selaku seorang penggemar berat komik yang bertanggung jawab terhadap perkembangan komik dan pengaruhnya kepada perkembangan keluarga maka saya ingin menyatakan kepada Anda mulai sekarang agar lebih berhati-berhati di dalam memilih komik bagi anggota keluarga Anda yang belum dewasa atau masih anak-anak, karena sejatinya tidak semua komik itu diperuntukan bagi usia mereka.

Baca Kelanjutannya …

Perang Tarif Yang Tidak Mendidik!

Coba buka disini dan baca dengan teliti tentang berita tarif XL yang menjadi 0,1 Rupiah per-Detik.

Sudah dibaca dengan baik yah dan baru kita ketahui itu berlaku setelah beberapa menit melakukan panggilan telepon. Demikian pula yang terjadi dengan tarif promo milik simpati-Pede. Demikian juga dan demikian juga buat yang lain-lain, dimana selalu ada syarat dan ketentuan berlaku.

Tidak tahukah Anda bahwa itu hanyalah sebuah akal-akalan, sebuah cara masing-masing operator untuk membiasakan Anda dengan membiasakan Anda – suatu trik marketing dengan sasaran selain membuat pelanggan baru juga memberikan terapi ketergantungan dan kebiasaan menelpon bagi penggunanya.

Akibatnya bisa ditebak, saat tarif promo sudah lewat dan berlaku tarif sebenarnya, Andapun sudah kadung terbiasa untuk bertelpon ria tanpa kenal waktu! Hal ini sudah menjadi pengalaman pribadi saya saat mengejar 100 sms gratis dari kartu AS. Saat sudah terbiasa, ternyata biaya asli – saat bonus sms gratis habis – lebih tinggi daripada nilai promosi, dengan kata lain saya mengeluarkan biaya lebih tinggi karena kebiasaan saya yang berubah saat menggunakan SMS.

Kita tunggu saja bagaimana hasil penurunan biaya telekomunikasi seperti yang dipaparkan oleh Antara.com, karena satu-satunya cara yang paling baik adalah dengan menurunkan biaya telekomunikasi kita yang luar biasa mahal!

Jodoh Itu Apa Seh?

Kalau ditanya ama siapa aja, pastinya dibilangin Jodoh itu yah jodoh, belahan jiwa, pasangan tulang rusukmu. Dia adalah yang ditakdirkan untuk Kamu. Dia .. yah jodoh kamu. Nah … kalo udah kayak gitu, semua orang pada mencari siapa seh jodohku. Kemudian, sebuah pemikiran pun datang – kalo misalnya kita udah menikah, apakah kita udah ketemu ama jodoh kita ????

UFFFFFFFFFFFFFF wait , jangan ngomong dulu deh !!! Mesti kalo kamu adalah penganut kelompok tradisionalisme, kamu pasti ngomong YA !!. Tanpa memikir panjang … tanpa memikir lagi … tanpa pokoknya yah kalo udah menikah, itu yah jodoh kamu. BUT … kemudian sebuah pertanyaan akan hadir dari pernyataan itu. Kalo misalnya pasangan tersebut bercerai ??? apakah mereka masih dibilang pasangan yang sejodoh ???

Baca Lanjutannya