Archive for the ‘sosial kemasyarakatan’ Category

Aku Pun Tidak Ingin Begini

Usiaku sekarang kurang lebih 26 tahun dengan 1 anak, seorang gadis cantik yang selalu kupanggil angel karena bagiku dia memang seorang malaikat kecil yang turun dari Surga, satu-satunya penghibur didalam kesusahanku yang demikian panjangnya.

Tidak lama terlintas dalam ingatan saat aku pertama kali disumpah janji didepan Gereja di kampung halamanku, diantara tatapan haru dan bangga sekaligus iri para tetangga dan teman-teman serta keluarga di kampungku karena berhasil mendapatkan seorang lelaki yang demikian membanggakannya. Tampan, mapan dan sepatutnya dipuja oleh banyak wanita, walau untuk bisa langsung hidup bersama kami berdua harus terlebih dahulu berpisah tempat tinggal selama kurang lebih 3 tahun karena kewajiban di tempat bekerja suamiku.

Tanpa kusadari mataku kini sembab, bulir-bulir airmata pun turun diantara sela-sela sudut mataku tanpa bisa dihalangi lagi.

Siapakah Sebenarnya Diriku?

whoami

Ini jawabanku dari pertanyaan tentang
SIAPA SEBENARNYA DIRIKU
Mungkinkah akan kau temukan pula jawaban tentang siapa sebenarnya dirimu?
Mari baca sampai habis,
jika kamu merasa telah tertantang untuk mengetahuinya bersamaku!

Baca lebih lanjut

Cinta Wajib Disampaikan!

Seperti pertanyaan tentang pelangi yang tersimpan di balik kabut setelah hujan,
di ujung air terjun tertinggi hikmat keabadian tak tersentuh,
sampai ada seorang penyair ungkapkan tabir,
bahwa pelangi ada setelah air dan air ada setelah hujan di hulu sungai

Hingga dia ungkapkan alasan bahwa tiada sesuatu yang ada setelah tiada, tiada ketiadaan yang kekal, tiada kematian abadi, yang ada adalah ada dari yang tidak ada …. karena keberadaan manusia sendiri adalah karena TUHAN telah jatuh cinta …

Ah, lalu bagaimana kita tahu TUHAN jatuh cinta? Jika TUHAN tidak berbicara melalui AnakNYA …

Jadi ucapkan cinta disaat memang ada, selagi masih ada waktu ditangan dirimu, untuk ungkapkan cintamu, walau sepatah kata sahaja …

Mari … sebarkan cinta bersamaku, hingga ke ujung dunia …

.

Terpengaruh dari sajak yang kesekian tentang cinta miliknya Bro goenong …

Rasis Ala Ketua PANSUS RUU Pornografi

Membaca di blog teguhtimur.com tentang UU Pornografi dan Ketua Pansus yang rasis, tentang bagaimana seorang ketua Pansus RUU Pornografi Balkan Kaplale mengucapkan statemen seperti ini:

“Belajar baik-baik dari Jawa! Kalau perlu kau ambil orang Solo supaya perbaikan keturunan!”

Saat beliau menanggapi pernyataan seorang utusan dari Papua yang menyampaikan keberatan tentang RUU Pornografi.

Saya hanya bisa bilang … KA&*&^AT HA*&^M JA*&^%H

Menyedihkan, kenapa pernyataan tersebut harus keluar dari suara seorang yang berpendidikan dan memiliki posisi sebagai wakil rakyat.

Kalau mau saya bilang, kenapa Kalimantan tidak membentuk Kalimantan Merdeka saja? Menghentikan segera komitmen untuk memasok batubara ke Jawa biar sekalian saja Jakarta dan sekitarnya menikmati apa yang kami rasakan disini, mati perlahan dalam kekurangan energi yang sedemikian parahnya; atau memberontak kecil-kecilan saja dulu supaya nantinya kami bisa mendapatkan hak istimewa seperti Aceh?

Tapi untunglah, kalau tidak bisa dibilang sebuah pernyataan membesarkan diri sendiri, saya sendiri adalah dari kalangan nasionalis dan menganggap pernyataan tersebut hanyalah dari seorang yang tidak pernah mengecap bagaimana rasanya hidup terpinggirkan di tengah hutan, bagaimana rasanya mengecap rasa iri karena kue lebih banyak dibuang diantara penguasa haus kekuasaan di satu pulau saja satu tempat saja, bagaimana rasanya dijanjikan 100 macam janji tanpa ada realisasi, bagaimana rasanya melihat saudara-saudara saya harus berjuang dalam keterbatasan yang luar biasa. Selain itu, bagi saya sendiri pernyataan tersebut adalah anggapan personal dan bukan mewakili mayoritas dari saudara-saudara saya setanah air yang memiliki pemahaman yang lebih dalam kehidupan di Indonesia yang melandaskannya pada falsafah Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

Untuk berita lengkap, silahkan klik disini.

Diketik disela-sela kegilaan pekerjaan beberapa hari ini, maaf kawan, saudara,sahabat kalau saya belum sempat singgah di blog dirimu sekalian dan menorehkan sampah cinta saya 😈 .

Ah, Indonesia, dengan berat hati aku bilang, jika dirimu tak segera berbenah, dirimu akan segera menjadi Uni Soviet kedua!

Salam hangat dari tengah dunia, dari seseorang yang mulai merasa terpinggirkan di negerinya sendiri. Bisaku …

Kebrengsekan Jiwa Lelaki

res

wajib baca sampai habis, atau kembali lagi nanti …

Materi bukan untuk non dewasa tanpa bimbingan orang tua!

Kapan Politikus Indonesia Seperti Ini?

Tertarik waktu membaca berita di CNN tentang isu bahwa Obama adalah seorang Arab & dia juga adalah seorang Muslim. Tapi saya tidak tertarik membaca isu tersebut, hanya saya tertarik dari kutipan pembicaraan diantara wanita pengikut kampanye senator John Mc Cain dan John Mc Cain sendiri.

Woman at rally: I don’t trust Obama. I have read about him and he’s an Arab.

Sen. John McCain: No ma’am, no ma’am. He’s a decent family man, citizen that I just happen to have disagreements with on fundamental issues. That’s what this campaign is all about. He’s not, thank you.

See … andai semua kalangan politikus kita seperti yang digambarkan diatas, saya yakin Indonesia tidak akan selalu terpuruk dalam persoalan yang sama.

Untuk berita lebih lengkap, silahkan kunjungi Commentary: So what if Obama was a Muslim or an Arab? di situs berita CNN.

Mengapa Selingkuh

Ya, tipe tulisan yang biasa-biasa saja ~ memangnya selama ini tulisanku ga biasa :mrgreen: ~

Tertarik saat ada seorang teman yang menceritakan penderitaan karena adanya perselingkuhan dalam hubungannya. Parahnya si kekasih yang brengsek karena ga punya mata yang baik karena melentarkan temanku yang cantik ini bilang kalau dia melakukannya karena kurang mendapat perhatian dari temanku.

Ah, kasian temanku yang cantik ini …

* sambil merangkul mencoba memberi semangat *

Maka saya memutuskan untuk menulis sebelum mengajar di hari yang terakhir sebelum pulang kampung di besok hari, mengeluarkan unek-unek biar gak mengganggu nantinya …

Terspesial untuk si pengecut itu … ya ANDA yang sedang ….