Kapan Politikus Indonesia Seperti Ini?

Tertarik waktu membaca berita di CNN tentang isu bahwa Obama adalah seorang Arab & dia juga adalah seorang Muslim. Tapi saya tidak tertarik membaca isu tersebut, hanya saya tertarik dari kutipan pembicaraan diantara wanita pengikut kampanye senator John Mc Cain dan John Mc Cain sendiri.

Woman at rally: I don’t trust Obama. I have read about him and he’s an Arab.

Sen. John McCain: No ma’am, no ma’am. He’s a decent family man, citizen that I just happen to have disagreements with on fundamental issues. That’s what this campaign is all about. He’s not, thank you.

See … andai semua kalangan politikus kita seperti yang digambarkan diatas, saya yakin Indonesia tidak akan selalu terpuruk dalam persoalan yang sama.

Untuk berita lebih lengkap, silahkan kunjungi Commentary: So what if Obama was a Muslim or an Arab? di situs berita CNN.

10 responses to this post.

  1. bener bener dewasa ya?

    bisaku:
    “Tanda ‘?’ dibelakang kalimat adalah pertanda pertanyaan😀 …
    Entahlah apa itu adalah trik politik atau tidak. Tapi kalaupun memang hanya sekedar trik, trik seperti ini seharusnya bisa dilakukan lebih sering di Indonesia🙂 “

    Balas

  2. ya barangkali buat cari simpati juga. caranya aja lebih halus [barangkali].:mrgreen: politisi gitu loh…

    bisaku:
    “Tapi biar bagaimanapun, cara seperti ini seharusnya lebih sering dilakukan di negeri kita. Saya membandingkannya dengan negeri kita lo:mrgreen: … Jadi triknya, moga aja gak trik, dibikin dengan cara yang lebih elegan😆 “

    Balas

  3. hebat juga yah.. padahal john mc cain melancarkan kampanye negatif atas obama🙂

    bisaku:
    “Itulah politik … Tapi saya salut dengan hal tersebut, tidak dilakukan dengan kekerasan fisik, pengrusakan, atau penggalangan massa yang berujung pada kehancuran fasilitas umum seperti yang sekarang lagi lumrah terjadi di tempat kita.”

    Balas

  4. Posted by Elys Welt on Oktober 14, 2008 at 6:11 pm

    kalangan politikus kita tingkatnya masih kanak-kanak ya ?🙂

    bisaku:
    “Bukan aku yang ngomong lo …:mrgreen:

    Balas

  5. Posted by yessymuchtar on Oktober 14, 2008 at 7:16 pm

    POLITIKUS KITA KAYAKNYA ECEK ECEK BANGET DI BANDING MEREKA YAA..

    bisaku:
    “Tumben Yes komentarnya normal wakakakaka,,,
    Ga semua sih, tapi kebanyakan gambaran yang kita dapatkan seperti itu …”

    Balas

  6. Sependapat dengan Sitijenang, mungkin itu salah satu trik politik utk mendapatkan simpati. Supaya terasa lebih beradab. Tapi setahu saya, yg seperti ini memang jarang digunakan politikus di Indonesia.

    bisaku:
    “Kapan bisa dilakukan di tempat kita ya🙂 “

    Balas

  7. lebih “profesional” dalam berpolitik, walaupun komentar itu diutarakan untuk mencari simpati…

    bisaku:
    “Ya, itu benar … karena dalam berpolitik, simpati adalah nomor 1. Tapi kita tidak tahu apakah itu merupakan trik atau tidak, tapi kedewasaan berpolitik adalah jalan menuju kemajuan suatu negara.

    Semoga INdonesia cepat mengadaptasikannya dalam kehidupan berpolitik yang ngeindonesia🙂 “

    Balas

  8. kepercayaan kok dijadikan taktik politik… ahh..

    bisaku:
    “Kejam ya😈 tapi itulah hidup …”

    Balas

  9. Posted by Tila on Oktober 15, 2008 at 3:13 pm

    Apa sih maksud Anda dgn “Kapan politikus Indonesia bisa seperti ini?”.

    Di Amerika sana isunya bukan jawaban McCain yang membela Obama (seperti tertulis di atas), tetapi adalah bahwa jawaban tsb bisa diartikan lain, yaitu Obama bukan orang Arab, jadi dia “a decent family man”, tetapi mengiaskan bahwa menjadi orang Arab itu adalah sebaliknya, yaitu “not decent”.

    bisaku:
    “Ia Tila🙂 saya ngerti apa yang mereka maksudkan dan isu seperti apa yang berkembang. Lagipula pendapat yang berkembang kemudian menyangkut pemikiran bahwa orang Arab itu ‘not decent’ karena pendapat tersebut sendiri lebih berlatar belakang sentimen setelah 11th September, dan kita sendiri tidak pernah tahu apakah yang dimaksudkan pada pembicaraan diatas adalah sebuah pembelaan, sebuah kedewasaan berpolitik atau hanya mencari simpati. Hanya John Mc Cain dan Obama serta tim kampanyenya saja yang tahu menurut saya😉

    Tapi yang saya tekankan dan maksudkan disini adalah cara mereka berpolitik, walaupun masih sesuatu yang terlalu dini untuk menyatakan bahwa berpolitik seperti ini cocok untuk Indonesia, tapi bagaimana politik berpusat pada permainan opini dan bagaimana mereka mencari simpati yang dilakukan ‘secara cerdas’ adalah sesuatu yang sangat jarang terjadi di tempat kita ini. Tentu saja saya tidak menampik bagaimana permainan kotor yang terjadi di belakang layar; seperti isu tentang kampanye negatif dll.

    Makasih atas masukannya🙂 datang lagi ya ke blog asal ini😉 “

    Balas

  10. eh iya, aku juga nonton tuh pas yg itu. salut juga. black campaignnya jujur hehhe meski di tv bertubi-tubi, tapi gak mengandung fitnah.

    lagian tuh woman..emangnya kenapa kalo dia turunan arab ?! dasar narrow minded kayak guru penggantiku. sebel aku. tiap hari dikelas ngomongin politik mulu, tapi ngejelikin mulu. masak hitler disamain ama orang arab.

    bisaku:
    “Begitulah Jeng … Memang saya akui cara berpolitik seperti itu masih belum siap dipraktekkan di Indonesia, karena pemikiran bangsa kita sendiri yang masih belum dewasa dan masih belum bisa memilah yang mana yang produk dari opini politik dan kenyataan yang memang harus di telan sebagai sebuah fakta …
    *puyeng juga*
    *susah ah bikin tulisan politik gini lagi *:mrgreen:

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: