Memori, Tuhan & Engkau

Dari sebuah kutipan tanpa nama ….

Dari perenungan di sela-sela kebimbangan …

Dari kerinduan, yang tak tergantikan!

Disaat Aku masih berpikir untuk menunggumu,

dari antara sela-sela bingkai pualam jendela rumahku,

dari balik kebimbangan yang menghantuiku.

Sungguh, memori indah itu takkan hilang …

selamanya, selama ku masih bisa mengingatmu …


Tuhan memberikan kita memori, sehingga kita bisa mengingat indahnya bunga Mawar di musim semi yang hangat pada bulan Desember yang membekukan …

14 responses to this post.

  1. Wahhh…bagus ..bagus..bagus…

    bisaku:
    ”🙂 Jadi malu …”

    Balas

  2. hihihi..janganlah musim semi, bunga2 akan berguguran ,kalau ngak salah sih..cuma tinggal ranting2 yang kering..

    Disini pas lagi musim semi nih…

    bisaku:
    ”🙂 … maklum kutipan tanpa nama:mrgreen:

    Balas

  3. Ingsun ingat juga harumnya bunga di taman. sayangnya sekarang taman itu sekarang menjadi lahan perparkiran.:mrgreen:

    bisaku:
    “Ada2 aja dapatnya:mrgreen:

    Balas

  4. saya ralat….rupanyadaun dan bunga2 yang beguguran itu dikarenakan tiupan angin topan,(musim semi menjelang musim dingin banyak angin topan)bukan karena musim semi,yang berguguran daun2 dan bunga2 musim gugur.Sorry…

    Musim semi sudah adem2 ngak hangat dan panas lagi.Bulan desember sudah musim dingin.

    bisaku:
    “Kayaknya kutipan itu dibuat orang Indonesia yang gak pernah datang ke luar …
    Apa gak ada pengaruh karena global warming ya:mrgreen:
    Thanks koreksinya🙂 … “

    Balas

  5. wah kamu berbakat jd penyair neh😀

    bisaku:
    “Sudah bisa dijual berapa ya syairnya hahaha,,,
    Segala pujian kembali kepada Tuhan pemilik segala pujian🙂 …”

    Balas

  6. ini siapa mengingat siapa ini?
    mana aku dan mana Tuhan?

    bisaku:
    “Angker🙂 memang kritis …
    Puisinya memang untuk seseorang yang dinanti …
    Karena TUHAN memberikan memori, maka saya bisa mengingat dia yang selalu dinanti …”

    Balas

  7. smoga memorynya bisa berguna dng baik🙂

    bisaku:
    “Amin🙂 “

    Balas

  8. penantian itu gak enak mas !!!
    lebih baik dinantikan ……….

    bisaku:
    “Lebih baik tidak dua2nya … kalau bisa …”

    Balas

  9. mengenal TUHAN adalah perjalanan kita menemukan kita sendiri dalam posisi yang benar di hadapan TUHAN. Rasulullah yang punya hubungan yang intim dengan ALLAH. berbagai posisi sudah beliau rasakan kedalaman ruhiyahnya. misalnya suatu moment seperti ini…

    http://trendibandung.wordpress.com/2008/09/12/mengancam-allah/

    bisaku:
    “Terimakasih, semoga berguna buat kita sekalian🙂 …”

    Balas

  10. Jago bikin syair nih ye……

    bisaku:
    “Cuma corat-coret biasa, gak bisa dibandingkan dengan senior yang lain …”

    Balas

  11. Wah…Puisinya Pokoke Ma-nyuss, he…hee…heee

    bisaku:
    “Makasih … makasih🙂
    Segala pujian kembali kepada TUHAN … pemilik segala pujian”

    Balas

  12. QUOTES ;
    Tuhan memberikan kita memori, sehingga kita bisa mengingat indahnya bunga Mawar di musim semi yang hangat

    YA.. pemilik segala pujian memang memberi kita segalanya,
    hanya kadang kita kurang paham tutorialnya.

    salam,

    http://galeter.wordpress.com

    bisaku:
    “Kalau segalanya di buat tutorialnya, maka tidak akan ada sosok seperti Anda🙂
    Gak sabar nunggu tulisanmu selanjutnya mas Galeter …”

    Balas

  13. Posted by yessymuchtar on September 24, 2008 at 3:55 pm

    ada yang bilang sama aku..erase the past..and just move forward…

    kalo kamu gimana😀

    bisaku:
    “Seharusnya bukan menghapuskannya, tapi berusaha untuk menerima kepahitannya bila itu pahit, memaafkannya bila itu adalah sesuatu yang berkaitan dengan kesalahan, serta mengingatnya apabila itu bisa dijadikan untuk belajar. Bukankah kita gak bisa mengharapkan sesuatu yang baik-baik saja🙂 “

    Balas

  14. sebenarnya, dalam seluruh tubuh kita, tidak ada suatu fungsi memorable. otak dan hati kita lebih seperti receiver. dia akan mengakses lauhul mahfudz, yakni tempat semua keterangan, penjelasan, kejadian, dsb. yang sudah Allah tuliskan dan turunkan.

    sehingga bila kita mengingat sesuatu, sesungguhnya otak dan hati kita mengakses lauhul mahfudz ini. ketika kita menemukan solusi atas suatu masalah (“aha” atau “iha”) maka sesungguhnya otak dan hati kita menerima sinyal yang dipancarkan dari lauhul mahfudz.

    maka akan berbeda orang yang memiliki otak dan hati yang jernih dan bersih dengan mereka yang cenderung berpikiran kotor dan sempit.

    maaf, kepanjangan…

    bisaku:
    “Wah, gpp kok🙂 Berbagi memang merupakan kegiatan yang menyenangkan😉 ”

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: