Cita-Citaku Setinggi Ranjang

Irku ..

Aku tertegun, tak tahan aku
Kaki ku sakit, tak diam aku
Bibirku ngilu, tak ingin aku
Hatiku kelu, tak tahu aku

Ah, dinda purnama tertutup abu
Kapan kah rasa kan tersampaikan?
Apakah saat menunggu kalbu ini menghilang
Atau kupaksa tuk mengatakan lalu ku pergi …

Disini dinda aku memulai, tak tentu arah, tak jua jadi
Apakah diri blum dewasa?
tak cukup muda tuk temanimu,
sehari semalam di piraduan …

4 responses to this post.

  1. Sampai di simpang jalan kah??😀

    bisaku:
    “he eh …
    ditrima gak yah😳 “

    Balas

  2. katakan dengan lantang
    jangan biarkan diri berpantang
    cita-cita setinggi ranjang
    ranjangnya langit membentang

    —-salam—-

    bisaku:
    “Terimakasih sudah menambah pemahaman dan pencerahan🙂 “

    Balas

  3. […] Cita-citaku setinggi ranjang […]

    Balas

  4. […] Cita-citaku setinggi ranjang […]

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: