Jalan Hidup atau Pilihan Hidup?

Jalan Atau Pilihan

Setelah membaca postingan UncleGoop di “Gerak” dan baca komentnya, jadi kepingin buat bikin tulisan deh tentang itu.

Temanya rada rumit, rada sedikit abstrak, rada sedikit nyinggung walau yang disinggung gak bakal marah – tema yang bercerita tentang suatu pertentangan antara keberadaan dari Jalan Hidup vs Pilihan Hidup.

Ini adalah persepsi saya tentang hal itu.

Seperti yang terlihat pada koment mas Goop, terlihat terjadi perbedaan pendapat tentang apa yang terjadi dengan si manusia motor – apakah itu merupakan sebuah Jalan Hidup atau Pilihan Hidup. Sepertinya hal ini tercetus dari sebuah pertanyaan pada akhir tulisan beliau yang puitis …

Terbayang pula beragam profesi lain, sebuah pilihan ataukah jalan hidup?

Lalu saya menjawab pertanyaan tersebut dengan sebuah analogi tentang monyet (tentunya bukan manusia😀 ).

Sama seperti monyet disuruh milih pisang didalam stoples yang mulutnya mengecil – jadi pas monyet itu ngambil pisang tanggannya gak bisa keluar – atau mengambil kacang di atas lantai.

Karena monyet itu binatang dan binatang hanya mengandalkan naluri dan pengalaman, biasanya dia pasti milih pisang dalam stoples

Padahal kalo dipikirin kan manusia itu lebih daripada monyet. Kalau monyet lebih banyak mengandalkan naluri dan pengalamannya, maka manusia dalam memilih sebuah pilihan pasti akan menambahkan akal dan pikirannya atas suatu pilihan.

Sehingga dalam satu buah keputusan terhadap satu buah pilihan, pastilah terdapat 1001 alasan dan permasalahan yang dihadapkan atau dipertanyakan oleh otak kita. Lalu 1001 macam hal tersebut diambil kesimpulannya oleh hati dan pengalaman serta sedikit pemikiran ekstraterestrial dan juga dari the 6th sense kita, lalu lahirlah sebuah keputusan yang kemudian membuat beberapa perubahan pada jalannya kehidupan dan juga munculnya beberapa pilihan lagi pada saat setelahnya. (Ini mirip dengan kartu domino dari kayu yang disusun berdiri menjadi sebuah pola, saat salah satu kartu jatuh, maka berakibat jatuhnya kartu-kartu yang lain)

Karena itulah saya bilang pada awal koment saya tersebut, bahwa

Tidak ada itu jalan hidup, tidak ada pula jalan mati! Karena manusia punya kebebasan memilih dan apa yang dipilih itu juga yang didapatkan.

Ah, coba bayangkan kebesaran hati TUHAN yang memberikan kebebasan buat ciptaanya untuk menjadi mahluk yang benar-benar bebas untuk memilih, luar biasa bukan🙂

9 responses to this post.

  1. memilih jalan hidup adalah pilihan hidup
    nah ribet kan…😆

    bisaku:
    “Makanya hidup adalah hasil dari berbagai pilihan yang dibuat sedari kita baru hidup🙂
    Bahkan konon pas baru lahir, bayi lebih baik kalau langsung ditaruh diatas ibunya dan secara otomatis dia pasti akan mencari puting susu ibunya. Jadi secara canggih alam telah mengatakan bahwa … ayo pilih susu ibu atau susu perawat😀
    *mode gila on* “

    Balas

  2. Posted by lei on Januari 22, 2008 at 6:16 pm

    pilihan hidup emng ga terhitung, tp kadang kita ga slalu bisa milih yang kita mau. atau ga berani pilih yang kita mau yah? ah binun..but i get ur point🙂

    bisaku:
    “Mau tidak mau, kita harus bikin pilihan apapun itu. Kalo ga berani ngambil pilihan, itu tandanya dah mau mati🙂 “

    Balas

  3. Heee…. keren mas…
    saya g terlalu ngerti sebenarnya… waktu beliau ini komeng disana😀
    tapi menurut saya saat itu hanyalah, monyet dan keterangan-keterangan lain itu sebuah analogi yg bagus..
    kini dengan postingan ini kian lebih jelas…
    memang sebuah pilihan mungkin, yg entah terpaksa atau sukarela…
    *salah g ya??*

    bisaku:
    “kalo dibilang terpaksa sih mungkin aja.
    Tapi kalau dipikir lebih jauh, apa mungkin ada paksaan dari deretan kemungkinan pilihan yang ada, soalnya keterpaksaan itu kan juga tetap pilihan dan keterpaksaan adalah hasil dari pilihan lainnya. Jadi kalo dikaitkan lagi sama jalan hidup vs pilihan hidup? Yah tetap aja aku *ngotot😀 * bilangin itu adalah pilihan dia juga.
    * moga benar🙂 * “

    Balas

  4. jadi pilihlan sesuai dengan keinginan mu serta bisa dipertanggungjawabkan..begitukah ?

    bisaku:
    “Bukan berdasar keinginanmu, tapi berdasar pada bagaimana keputusanmu itu akan mempengaruhi kemunculan pilihan yang lainnya. Yah, semuanya akan berujung pada pertanggungjawaban🙂 “

    Balas

  5. Ya karena hidup ini adalah kumpulan keputusan, hidup adalah kumpulan pilihan yang kita ambil satu demi satu setiap harinya. Selamat menjalani hidup. Orang hidup jangan takut mati. Takut hidup, Mati saja!

    bisaku:
    “Setuju🙂
    * mbebek aja soalnya benar gegege *”

    Balas

  6. Lahir sebuah tulisan yang bermakna. Salut.😀

    Tidak memilih pun sudah merupakan satu pilihan. Antara langit dan bumi ada ruang kosong. Lalu hidup itu apa ya?

    bisaku:
    “Jadi malu😳 …
    Kalau memang pandangan mata cuma sebatas nasib, kita pasti bilang hidup itu tak lebih dari sekedar pemenuhan nasib dan takdir. Tapi kalau udah mampu melihat lebih jauh dan berlandaskan tanggung jawab dengan pencarian tentang pertanyaan atas pemenuhan tentang keberadaan kita di dunia ini, maka saya bilang hidup itu adalah gambaran dari perjalanan dan hasil pilihan manusia.
    *kok jadi sok filosofis*
    *ah, jadi blepotan – kayaknya mesti ngambil S2 ttg filosofi😆 *”

    Balas

  7. Gimana kalau pilihan hidup saya adalah jalan hidup ?

    bisaku:
    “Itu berarti jalan hidup yang Daeng jalani sekarang merupakan hasil dari pilihan hidup yang Daeng lakukan🙂 “

    Balas

  8. […] tulisan saya sebelumnya di Jalan Hidup atau Pilihan Hidup? saya memaparkan tentang pemikiran saya bahwa segala jalan kehidupan yang ada di dunia ini adalah […]

    Balas

  9. […] mendengar kata hati kita? Lalu apa setan bisa menyetir segala tingkah polah kita? Bahkan TUHAN pun memberikan keleluasaan bagi kita untuk berbuat segala sesuatunya, atau mencerna berbagai pilihan yang ada lalu mengambil […]

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: