Seribu Nyawa Pada Sepasang Sepatu!

Mari kita pikirkan tentang cerita bertema sepatu, sesuatu yang kelihatan remeh tapi kalau Anda tidak pikirkan akan menjadi ruwet. Tapi kita tidak membicarakan tentang kegunaan sepatu, akan tetapi kita akan memulainya dari sesuatu yang lain. Baiklah kita mengawalinya dari salah satu ilustrasi tentang pabrik sepatu.

Coba Anda bayangkan sebuah pabrik sepatu yang mempekerjakan ribuan orang dengan macam-macam profesi dan tugas yang beragam sampai para penyamak kulit binatang untuk bahan bakunya dan para jagal yang melakukan penyembelihan. Tapi tidak berhenti sampai disitu, hasilnya kemudian diedarkan dari satu tempat ke tempat lainnya dengan proses yang mengikutsertakan lagi-lagi ribuan orang; dari kuli angkut, supir truk, orang kapal bahkan Pak pilot pesawat terbang bersama para crew-nya, dan akhirnya sampai di tangan para pedagang. Nah, tentunya Anda bisa menebak bagaimana kelanjutannya hingga sampai ke tangan – uff, kaki Anda bukan?🙂

Lalu pernahkah Anda pikirkan berbagai kesusahan yang terjadi terhadap orang-orang yang melakukan proses yang saya sebutkan tadi? Mungkin saja ada kuli panggul yang lagi bingung dengan keluhan istrinya yang lagi hamil tua, atau sang penyamak kulit yang merasa gusar dengan harga gula pasir untuk minum kopi pengusir kantuk yang menjadi langganannya tiap pagi, atau sang pegawai pabrik sepatu yang kebingungan mencari cara menambah uang sekolah anaknya, hingga sang direktur pabrik yang kebingungan dengan harga minyak yang membuatnya harus memilih antara memecat pegawainya atau menaikan harga sepatunya.

Nah, coba sekarang Anda bayangkan dengan barang lainnya. Tidak usah yang terlalu sukar dibayangkan macam komputer atau handpone keluaran terbaru dan termahal milik Anda, tapi mulailah dengan sesuatu yang sederhana seperti baju Anda, kaos kaki Anda, atau mungkin celana dalam Anda😉 . Lalu pikirkanlah bagaimana semuanya itu bisa saling terkait didalam dunia ini, tentang cerita bagaimana mungkin sebuah kaos kaki tanpa sepatu, atau celana dalam tanpa celana panjang😀 atau hal lain yang saling terkait satu sama lainnya. Tentu saja kalau semakin dibayangkan, pola yang terbentuk akan menyerupai pola sarang laba-laba. Tapi tidak, mungkin lebih parah dari itu, mungkin seperti pola serabut berbagai macam bahan campur aduk milik sarang burung Gereja di bawah atap rumah Anda.

Akan tetapi walau berbentuk seperti tak beraturan, tak bersegi dan tak memiliki pola yang baku, semua hal yang ada di dunia ini bisa dibilang menggunakan satu hukum yang sama, satu bahasa yang sama, yaitu “Keterkaitan dan Ketergantungan”.

Karena itu berbahagialah Anda yang sudah menerapkan keinginan untuk saling berbagi dalam kehidupan Anda, dan kebahagiaan untuk berbagi itu tidak Anda iringi dengan keinginan untuk mendapat balasan. Karena balasan yang akan Anda dapatkan, tentunya pasti akan Anda dapatkan dari alur yang Anda buat dalam kehidupan Anda. Sama halnya dengan bantuan yang Anda berikan saat membeli sepasang sepatu tadi, bantuan untuk ribuan orang – luar biasa bukan?!.

One response to this post.

  1. […] 1000 nyawa pada sepasang sepatu […]

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: