Baiklah, sekarang Anda memutuskan untuk melaksanakan hubungan percintaan jarak jauh dengan pacar Anda jauh di seberang sana, entah itu di seberang lautan, seberang pulau, seberang sungai, atau seperti saya yang hanya kota di seberang. Lalu Anda juga berpikir untuk mencari tahu bagaimana caranya Anda mendapatkan kekuatan untuk melaksanakan hubugan tersebut? Ah, saya memang masih amatiran kalau mengatakan saya sudah berhasil dalam Hubungan Cinta Jarak Jauh yang saya lakukan saat ini; tapi sharing berbagai hal yang saya pikirkan dan telah saya dan pasangan lakukan mungkin bisa memberikan sedikit pemikiran bagi Anda untuk melangkah lebih jauh.
Tapi ini bukan tentang tips untuk mempertahankan hubungan jarak jauh yang bisa Anda lakukan, ini adalah sharing pengalaman yang telah saya dapat, sehingga Anda bisa memutuskan tentang langkah lebih lanjut; apakah permintaan si dia untuk berhubungan akan Anda tolak, Anda pikirkan lebih dulu, atau Anda ambil keputusan untuk menjalankannya.
Akan tetapi bila Anda sudah menjalankan hubungan tersebut? Kiranya sharing saya bisa memberikan khasanah yang lain, pemikiran yang lain, ide yang lain untuk sama-sama saling membangun, syukur-syukur kalau Anda bisa berpikiran untuk sharing dengan memberikan komentar pada bagian bawah tulisan ini.
Saya rasa cukup pengantarnya, sekarang sharing yang akan berupa pendapat saya tentang Hubungan Cinta Jarak Jauh ini akan saya ~ terlalu putar-putar yah
~mulai …
Tapi ingat, bacalah hingga selesai atau tidak sama sekali!
Hubungan Cinta Jarak Jauh itu Tidak Nyaman
Lho, kok langsung mengatakan hal seperti ini? Ya, memang demikian. Hubungan Cinta Jarak Jauh akan selalu membuat Anda tidak nyaman. Kenapa demikian?
Coba Anda pikirkan disaat Anda sudah benar-benar merindukan pasangan Anda, ingin merasakan aroma yang selama ini bisa membuat Anda terbuai, suara tawanya, atau minimal bersin kecilnya? Mesti hanya Anda hayalkan melalui jaringan pulsa elektrik, walau sekarang sudah tersedia akses 3G yang akan membuat Anda semakin dekat.
Tapi yang harus Anda ingat adalah: Bertemu langsung tentu saja lebih menyenangkan dan berasa.
Hubungan Cinta Jarak Jauh Itu akan Membuat Anda Gila
Terkait dengan pemikiran Anda sendiri, segala sesuatu yang selama ini merupakan pemikiran terburuk Anda, skenario buruk Anda, pemahaman buruk Anda, mimpi terburuk Anda akan sebuah hubungan cinta, akan selalu muncul dalam saat-saat yang terkadang tidak tepat!
Oke, saya bilang tidak tepat! Perlukan saya tambahi disini tidak disaat waktu yang Anda inginkan!
Perlukah Anda saya berikan contoh? Gak perlu karena Anda pasti bisa membayangkannya sendiri!
Jadilah Gila Sebelum Dibuat Gila
Anda harus cukup gila untuk menjalankan hubungan ini; karena dalam perasaan yang menggila karena cinta, Anda harus bisa membaginya melalui jaringan eletronika serta pulsa yang menggunung bahkan lebih mahal daripada ongkos makan Anda malah
Belum lagi dengan berbagai pemikiran dan lagi-lagi omongan ini balik lagi ke point sebelumnya …
Jangan Berpikir Yang Indah Saja Bung-Mba!!!
LDR atau Long Distance Relationship, atau Hubungan jarak Jauh adalah hubungan yang mengandalkan kepercayaan dengan godaan diatas 100%. Jadi kalau Anda hanya berpikir yang indah-indahnya saja dalam menjalani hubungan seperti ini, sebaiknya Anda keluar sebelum Anda di tendang oleh rasa pahitnya!
Tak Selamanya Cinta itu Indah
Kalau sudah penuh rasa cinta dan Anda menganggap dia adalah pilihan Anda yang utama? So what … mari masuki persemaian bernama pondok imajinasi, sepi terangat sangadh, kemarau di musim hujan, kengerian di hari sabtu, SMS tak terbalaskan, pagi yang teramat sepi, kesepian di tengah keramaian …
OK! WTF kata hati Anda … semua kan masalah rasa, tidak selalu semua yang berbau jarak itu neraka! Baik, kalau Anda siap untuk meniti lebih lanjut dan pingin tahu indahnya LDR dan mengapa saya mempertahankannya, silahkan tunggu kabar lebih lanjut
Pernahkah Saya Berpisah Dengannya?
Tentu saja, untung saja hanya untuk sementara.
Mengapa saya kembali kepadanya? Saya juga tidak tahu. Anda bisa tahu mengapa Anda merasakan bahwa Anda bisa terus bersamanya? Saya rasa tidak; karena perasaan akan dipenuhi kata dan ungkapan saya rasa dan rasa dan rasa …
Mengapa LDR Bagus Untuk Testing Kesetiaan
Kesetiaan adalah dasar dari salah satu hubungan.
Tentu saja tidak! Karena kesetiaan tanpa komitmen juga adalah omong kosong tukang jual jamu. Tapi kesetiaan yang saya perbincangkan disini bukan kesetiaan semusim!
Kesetiaan semusim? Yap! LDR sangat rentan dengan kesetiaan semusim. Artinya disaat Anda baru saja memulai hubungan, masih hangat atau setelah seminggu bertemu dengan si Dia, maka di otak Anda secara tidak sadar Anda akan mengatakan bahwa Anda akan setia dengannya. Tapi tunggu dulu … Saat kemudian hari semakiin beranjak dan Anda dihadapkan dengan berbagai kenyataan tentang kekurangan yang saya paparkan sebelumnya diatas, akankah kesetiaan Anda menetap terus …
Karena setidaknya sekali dalam sehari hubungan Anda pasti akan berhadapan dengan godaan. Sanggupkah Anda?
LDR Membuat Kita Mampu Belajar Berpikir Dingin
Diawal hubungan Anda akan merasakan hangat, degup kencang tidak berperasaan dari jantung serta darah yang terus saja mengalir deras dan hangat di rongga-rongga perkakas tubuh Anda. Kadangkala disaat rindu menerpa, secara tidak sadar Anda akan menjadi orang yang melankolis, pragmatis tapi bisa juga protected serta juga oportunis. Belum lagi disaat mata Anda semakin sepet dengan pandangan risau di malam minggu yang tidak bisa Anda tolak.
Namun dalam berjalannya waktu, pemikiran tentang kesetiaan, apa itu hubungan yang sehat akan semakin menohok di hati Anda. Ditambah dengan kenyataan yang ada akan mendorong Anda harus memiliki pemikiran sebagai seorang yang dewasa; bahkan bila Anda sudah memiliki kedewasaan.
Tidak dapat disangkal saat Anda terlalu rindu maka Anda akan berpikiran untuk selalu menghubungi Dia, kalau saja ada libur 1 hari maka Anda akan nekat untuk membeli tiket bus dan menyingkirkan pemikiran akan tugas kantor yang menumpuk, atau secara extrim Anda akan menjadi orang paling tertutup di dunia terhadap berbagai kesempatan untuk mendapatkan pasangan yang lebih baik dari si Dia pikirannya tentang sebuah hubungan yang dimiliki orang kebanyakan. Disinilah diperlukan pemikiran yang panjang … dan dingin. Anda akan dipaksa untuk menjadi orang yang rasional dibandingkan seseorang yang menjalankan hubungan murni dilandasi perasaan.
Jadi … Anda Juga Sedang LDR?
Ah … Kita saling mendoakan
Moga tidak ada aral melintang …
-bersambung Bisaku Press-

Berlangganan Blog








Posted by Ayam Cinta on Agustus 6, 2009 at 2:14 pm
Yah sekarang gw udah ga LDR lagi, karena udah jomblo. Hehehehehe
Jadi tipsnya gw simpen aja buat nanti. Xixixixi
Posted by bisaku on Agustus 7, 2009 at 10:09 am
WAH … turut prihatin deh … kalau bisa sih jangan ha,,ha,,
Posted by afandyag on Agustus 7, 2009 at 1:29 pm
thanks for sharing. jadi mikir baik-baik dengan rasional dan kepala dingin sebelum memulai LDR nih.
Posted by Geraldine on Agustus 21, 2009 at 10:25 pm
bener juga sih..
tp,,
i believe in God..
Posted by kucingkeren on Agustus 24, 2009 at 3:01 pm
kalao jodoh pasti tak akan kemana. Mau jauh mau dekat, ya kao gak jodaoh bubar juga… santai saja lah…
Posted by Informasi Internet on Oktober 11, 2009 at 3:36 pm
Tapi lebih gg enak itu dekat tp berasa jauuh bgt,
salam kenal