Diriku baru saja berkenalan dengan gadis ini dan biarkanlah pada tulisan ini aku memberikan namanya Ela. Ela dimataku adalah gadis yang bisa aku bilang menarik dan cantik dengan beberapa hal lainnya yang bisa membuat lelaki siap kawin dewasa sepertiku pasti akan merasa tertarik dengannya.
Pada awalnya aku tidak berencana untuk berbincang terlalu jauh, tapi perjalanan waktu dan suasana yang mendukung telah menjadikan kami sedemikian dekatnya. Seingatku, bahkan disaat kami baru saja berkenalan di salah satu counter pulsa di kotaku, gadis cantik ini sudah bisa menceritakan semua kisah sedihnya bersama para lelaki sebelum aku.
“Menurutmu, siapa yang bakal pertama kali kamu kawini”, teriaknya dengan riang di saat itu.
“Tentu istriku dong!”, jawabku sambil lalu, berharap beberapa pasang mata yang menatap kami berdua di tempat duduk di pojokan cafe tidak ikut pula mendengarkan pembicaraan kami.
“SALAH!”, katanya nyaring sambil tertawa lebar.
Pada saat itu diriku tanpa disuruh seakan terpaku memandangi ekspresi yang indah serta guratan kebahagiaan dari rona wajahnya yang berkulit putih, lonjong dengan lesung pipit yang manis di pipinya yang begitu indah.
UH, batinku pun mulai mengutuki diri sendiri. Ini tidak boleh terjadi dan akupun semakin menunduk dalam.
“Gak kepingin tahu kah?”, bisiknya nakal didepanku, sambil wajahnya dimiringkan lalu tubuhnya dicondongkannya kearahku dan wajahnya agak tengadah seakan berusaha mendapatkan tatapan mataku yang pada saat itu sedang menatap ke arah gelas yang berisikan jus tomat berwarna merah, sewarna dengan baju kaosnya yang kentat.
Aku hanya menggeleng beberapa kali lalu refleks memegang keningnya dan mendorongnya dengan pelan agar agak menjauh dariku yang mulai terpengaruh dengan bau parfum beraroma lembut miliknya, sembari berusaha tersenyum untuk menghindari pertengkaran yang tidak perlu dengannya.
“Memang apa jawabannya?”, kali ini aku sepertinya terikut suasana dan menggerakkan kedua tanganku untuk bersandar diatas meja.
Pada saat itu, untuk pertama kalinya aku merasa jengah dengan suasana seperti ini. Aku takut dan hatiku mulai berdebar kencang tidak tenang.
Ela kembali mencondongkan tubuhnya dengan pelan lalu bersandar pada meja kecil didepan kami berdua, menjadikan kedua sikunya ada di atas meja dan kedua tangannya berada di dagunya, bergaya untuk memperhatikanku dengan serius.
Dengan pelan Ela menjawab, “Aku bisa kalau malam ini …”
Pada saat ini aku sudah tidak ingat persis lanjutan kata-katanya dan yang aku ingat di memoriku adalah untuk secepatnya memutuskan sesegera mungkin mensudahi pertemuan di waktu itu, dan pertemuan kami di hari-hari selanjutnya!
“Yank, setiaku hya utk mu!”, aku mengirimkan sms sesaat setelah aku tiba di rumah.
Beberapa saat kemudian, balasan datang dengan cepat.
“Ia,cintaku hya utk qm!Sdh plg kah dr tpt bosmu?Bobo yuk yank,ngantuk…”.
.
NB: Ela (dilafalkan el’la) dalam bahasa Dayak Ngaju diartikan sebagai ‘Jangan’

Berlangganan Blog








Posted by cyberkidal on Oktober 24, 2008 at 1:26 pm
Brur…bolehkah no hp si Ela di sharing untuk qta semua ? sapa tau satu waktu nanti bisa ‘ketemu’ dia…:D
Rgrds,
-Ad0n-
bisaku:
“Dasar cowo
Sudah saya hapus semua nomornya… Selagi belum masuk ke dalam per***han..”
Posted by kucingkeren on Oktober 24, 2008 at 2:02 pm
memangnya ‘bisa’ apa mas?? hmm….hmm..
“
bisaku:
“Bisa apa ya
Posted by Cenya95 on Oktober 24, 2008 at 4:05 pm
hmmmm…. boleh juga … rendezvous nya… di teruskan
“
bisaku:
”
Posted by Sawali Tuhusetya on Oktober 24, 2008 at 6:27 pm
memori rendezvouz yang indah sesungguhnya, mas toni. sayangnya, keindahan itu tercederai oleh ella yang demikian berani mengekspresikan keinginannya secara vulgar, hiks. atau, bisa jadi ella hanya sekadar bercanda dan ingin menguji mas toni aja, hehehe ….
…
bisa hancur semua
…”
bisaku:
“Bisa aja
Moga aja cuma menguji, tapi kalau keterusan
Posted by yessymuchtar on Oktober 24, 2008 at 8:15 pm
ouww jadi ternyata mau cerita kalo dirimu tahan di godaa gituuu
hihihiihi
mas..kalo kamu menikah..godaan itu tidak akan berhenti lo..malah semakinnn jadi…
ada yang suka sama ada yang enggak si hihihi
tergantung orangnya siapa gituuu huahuahuahua
…
bisaku:
“Ga juga atuh Yes
Iya, makanya mesti tahan banget, tahan dibanting di kasur sama guling
… maksudnya, mesti tahan iman … Makanya, saya takut jadi apa gak melamarnya
…”
Posted by Icha on Oktober 24, 2008 at 8:33 pm
mau nikah yah mass

bisaku:
“Doain aja Cha
Eh mba sendiri sudah nikah gak *gubrak*…”
Posted by Angga :) on Oktober 24, 2008 at 9:14 pm
ella ella e e e under my umbrella ella ella e e e

Jangan gitu ah
…”
ayo ayo nikah biar Angga punya ponakan
bisaku:
“Jadi malu
Posted by goenoeng on Oktober 24, 2008 at 10:32 pm
hah, itu karena si ella salah timing saja.
coba dia datang agak lamaan dikiiit dari waktu itu….
kejadian deh…
bisaku:
“Dasar sial … Memangnya apaan wakakakakaka …
Situ kali bro yang bisa kena timpuk sama istri hahahaha,,,”
Posted by bagus on Oktober 24, 2008 at 10:41 pm
fiuuuh…bener-bener harus kuat mental ya..kl aku ga tau deh kl ngalamin hal yang sama ha3
“
bisaku:
“Kalalu situ ngalamin hal yang sama, gimana
Posted by yulism on Oktober 24, 2008 at 11:03 pm
Bagus, salut mas Bisaku. Sudah seharunya seperti itu apalagi ada istri setia yang menunggu dirumah. Eh semua wanita sama kok, jadi ga usah cari yang baru nanti juga sama kalau udah lama…
thanks
Itu sms’x memang seperti itu karena sudah kenal luar dalam aja *halah* … Tinggal sekarang pengenalan diri masing-masing trus mempersiapkan keuangannya …
…
bisaku:
“Eh, aku belum punya istri lagi Mba
Doakan aja moga cepat terlaksana perintah leluhur untuk membuat …
“
Posted by a_risessence on Oktober 25, 2008 at 1:29 am
nyem…
bisaku:
“
“Nyem apa Kang
Posted by Kaka on Oktober 25, 2008 at 5:50 pm
tabah.. !
memang harus begitu …”
http://www.asephd.co.cc
bisaku:
”
Posted by duniafannie on Oktober 25, 2008 at 7:17 pm
ckckckck..
godaan kaya gini neh yang bikin timbulnya perselingkuhan.
sip, bang!

saya dukung.
tetap setia jaya!
bisaku:
“MEsti begitu Fan, biar gak jatuh ke dalam lubang kenistaan *halah* “
Posted by Elys Welt on Oktober 26, 2008 at 1:28 am
ada foto Elynya nggak ?
kalo ada juga buat konsumsi pribadi haha,,
“
bisaku:
”
jangan ah El, yang berlalu biarlah terbuang ke tong sampah
Posted by Elys Welt on Oktober 26, 2008 at 1:29 am
eh sorry, kok Ela ding
hati-hati lho, tar salah orang hahaha,,
“
bisaku:
”
Posted by mercuryfalling on Oktober 27, 2008 at 10:16 am
wah..jangan2x ela temanku nih…hihihi
“
bisaku:
“wakakaka,,, dasar… dasar … memangnya Si Ela itu temannya dimana
Posted by Dian on Oktober 28, 2008 at 12:45 pm
Wow, jujur banget si Ela,
bisaku:
“Masih sedih pe saat ini aku mikirnya …”
Posted by Daniel Mahendra on Oktober 29, 2008 at 2:38 am
Wah, nggak banyak lelaki bisa seperti itu, Mas. Dari seribu mungkin hanya beberapa. Salut tiada banding!
…”
bisaku:
“Makasih Bang .. Tapi kalau disaat yang tepat? Mungkin akan jatuh jugalah kekuatan tersebut. Semoga bisa selalu begini
Posted by Sharing Hubungan Jarak Jauh « Karena Aku Bisa on Agustus 6, 2009 at 1:37 pm
[...] setidaknya sekali dalam sehari hubungan Anda pasti akan berhadapan dengan godaan. Sanggupkah [...]