Sharing Hubungan Jarak Jauh

Baiklah, sekarang Anda memutuskan untuk melaksanakan hubungan percintaan jarak jauh dengan pacar Anda jauh di seberang sana, entah itu di seberang lautan, seberang pulau, seberang sungai, atau seperti saya yang hanya kota di seberang. Lalu Anda juga berpikir untuk mencari tahu bagaimana caranya Anda mendapatkan kekuatan untuk melaksanakan hubugan tersebut? Ah, saya memang masih amatiran kalau mengatakan saya sudah berhasil dalam Hubungan Cinta Jarak Jauh yang saya lakukan saat ini; tapi sharing berbagai hal yang saya pikirkan dan telah saya dan pasangan lakukan mungkin bisa memberikan sedikit pemikiran bagi Anda untuk melangkah lebih jauh.

Tapi ini bukan tentang tips untuk mempertahankan hubungan jarak jauh yang bisa Anda lakukan, ini adalah sharing pengalaman yang telah saya dapat, sehingga Anda bisa memutuskan tentang langkah lebih lanjut; apakah permintaan si dia untuk berhubungan akan Anda tolak, Anda pikirkan lebih dulu, atau Anda ambil keputusan untuk menjalankannya.

Akan tetapi bila Anda sudah menjalankan hubungan tersebut? Kiranya sharing saya bisa memberikan khasanah yang lain, pemikiran yang lain, ide yang lain untuk sama-sama saling membangun, syukur-syukur kalau Anda bisa berpikiran untuk sharing dengan memberikan komentar pada bagian bawah tulisan ini.

Saya rasa cukup pengantarnya, sekarang sharing yang akan berupa pendapat saya tentang Hubungan Cinta Jarak Jauh ini akan saya ~ terlalu putar-putar yah :mrgreen: ~mulai …

Tapi ingat, bacalah hingga selesai atau tidak sama sekali!

Continue reading

26

Tadi malam kasih, baru saja kau berikan kecupan manis melalui pesan singkat ditengah malam;

membangunkan diriku di tengah malam buta, bersua melalui karakter gaib yang kita kirimkan lewat udara karena takut papahmu terbangun di tengah malam buta,

hanya untuk mengungkapkan sebuah kata termanis yang telah lama tidak aku dengarkan dari para kekasih ku yang dulu, dari sejuta impian yang telah lama aku buang bersama berlalunya waktu, yang ku buang di tengah semak-semak berduri, tentang perasaan kebahagiaan bahwa …

dirimu dan diriku berbahagia masih bisa bersama di malam buta pada pergantian hari, mengucapkan kata selamat untuk cerita hidupku yang kini menginjak hari pertama dari total 26 tahun masa kehidupanku di dunia, dan 8 bulan lebih 2 hari dari masa percintaan kita yang telah dipenuhi oleh guncangan, ratapan, kesedihan dan tak terhitung lagi banyak jumlahnya; dan juga tak kalah banyak jumlahnya, tentang cerita kebahagiaan dan pengharapan yang telah kita rasakan silih berganti …

Aku Pun Tidak Ingin Begini

Usiaku sekarang kurang lebih 26 tahun dengan 1 anak, seorang gadis cantik yang selalu kupanggil angel karena bagiku dia memang seorang malaikat kecil yang turun dari Surga, satu-satunya penghibur didalam kesusahanku yang demikian panjangnya.

Tidak lama terlintas dalam ingatan saat aku pertama kali disumpah janji didepan Gereja di kampung halamanku, diantara tatapan haru dan bangga sekaligus iri para tetangga dan teman-teman serta keluarga di kampungku karena berhasil mendapatkan seorang lelaki yang demikian membanggakannya. Tampan, mapan dan sepatutnya dipuja oleh banyak wanita, walau untuk bisa langsung hidup bersama kami berdua harus terlebih dahulu berpisah tempat tinggal selama kurang lebih 3 tahun karena kewajiban di tempat bekerja suamiku.

Tanpa kusadari mataku kini sembab, bulir-bulir airmata pun turun diantara sela-sela sudut mataku tanpa bisa dihalangi lagi.

Rumahku Dan My Honey Nanti

Di pertengahan tahun diri ini sudah pasang aksi dengan menggelontorkan uang muka untuk beli rumah, tepatnya menghabiskan semua uang yang ada di tabungan sejak jaman mahasiswa pas masih proyekan sampe jadi orang gila di bagian pemerintahan sekarang :) ..

Moga dengan ini my honey jadi lebih yakin untuk terus bersamaku seperti di waktu kami bertemu untuk terakhir kali, bulan kemarin. Masih ingat bayangan ini bak film di kepalaku, bagaimana kami berdua saling bergandengan tangan melihat lokasi yang pada waktu itu masih berupa padang ilalang yang sudah diberi patok sampe beberapa bulan kemudian ketika rumah tersebut sudah ada dindingnya, lalu bertemu dengan tetangga belakang rumah dan bercerita panjang lebar dari hati ke hati tentang masa depan kami berdua di kota ini.

Karena itu diriku melalui blog ini mau sedikit berbagi kebahagiaan, disaat minggu terakhir kemarin diriku kembali melihat bentuknya yang kini sudah ada atap, dinding yang sudah di plaster dan plafon rumahnya tentu saja.

Lucunya, bagiku yang masih belum menjadi siapa-siapa ini, pengalaman tersebut benar-benar seperti pengalaman seorang Bapak yang melihat bagaimana membuat anak di mamanya, anaknya tumbuh dari onggakan daging di perut mamanya, lahir, keluar, dicuci pantatnya, lalu mulai menangis manja, minta ini itu dan akhirnya remaja, pacaran lalu mulai berontak, sampai akhirnya memilih pasangan hidupnya, kemudian menikah dan mati …

Walau kuakui masih ada hal yang mengganjal, pertanyaan tentang kapankah diriku bisa menempati rumah ini nantinya berdua bersama dirinya, my honey yang selalu kucintai.

Bisakah di 2 bulan kedepan? Atau tahun depan? Atau tahun depannya lagi? Atau disaat diriku mulai menangisi kesendirian dan akhirnya kembali mencari tambatan hati yang lain …

NB: Silahkan lihat perkembangan rumahku di halaman Rumahku Pelangiku

Ditulis disaat ambang-ambang bunga KPR yang mencekik gara-gara krisis Global.

Ambil Judul Tulisan Teman Dengan Google Reader

Halah … panjang banget judulnya :lol:

Persepsi saya saat menulis ini adalah:

  1. Anda sudah bisa mengoperasikan komputer *halah*
  2. Anda sudah bisa menggunakan Google Reader, menambahkan feed RSS dari teman dan memonitornya
  3. Anda mengumpulkan kumpulan bacaan tersebut ke dalam folder-folder di Google Reader

Lalu permasalahannya sekarang adalah agar bisa menampilkan Judul Tulisan Teman yang sudah Anda monitor RSS nya menggunakan Google Reader. Perhatikan contohnya di bagian kiri halaman blog saya ini, akan Anda lihat daftar tulisan terbaru dari blog yang sering saya baca menggunakan Google Reader pada judul widgetnya yaitu “Tulisan Teman”

Pro Siti Jenang, beliau bilangnya ini atom feed, yang saya kira beliau sudah mau berbalik arah menjadi ahli nuklir setelah bosan dengan filsafat Jawa :mrgreen:

Sebenarnya widget ini menggunakan RSS Reader biasa saja, tetapi RSS Feed yang diambil menggunakan bantuan Google Reader sebagai pengumpul RSS Feed tersebut *halah :lol: *. Untuk bisa melakukannya kita perlu tahu USER ID kita di Google Reader dengan cara: silahkan masuk ke Google Reader dengan login Anda tentunya lalu copy dan paste kode dibawah ini di Address Bar (tempat kita mengetikkan alamat WEB) pada halaman web yang telah membuka Google Reader untuk login Anda.

javascript:prompt(“User ID”, _USER_ID);void(0);

Nanti akan muncul pesan yang berisi USER ID Anda.

Kemudian tambahkan widget untuk RSS Feed pada halaman blog Anda dan masukkan alamat untuk umpan RSS tersebut menggunakan alamat seperti dibawah ini …

http://www.google.com/reader/public/atom/user/USER_ID_ANDA/label/LABEL_ANDA

Ubah USER_ID_ANDA dengan USER ID yang didapat dan LABEL_ANDA dengan label yang Anda jadikan bacaan untuk blog yang sering Anda baca. Dalam hal ini, USER ID saya adalah 03074790740021938010 dan saya menaruh bacaan blog yang sering saya baca di folder bernama bacaan, maka alamat umpan RSS tersebut adalah:

http://www.google.com/reader/public/atom/user/03074790740021938010/label/bacaan

Lalu simpan perubahan dan lihat hasilnya :)

Referensi: http://googlesystem.blogspot.com/2008/06/search-read-items-in-google-reader.html

Siapakah Sebenarnya Diriku?

whoami

Ini jawabanku dari pertanyaan tentang
SIAPA SEBENARNYA DIRIKU
Mungkinkah akan kau temukan pula jawaban tentang siapa sebenarnya dirimu?
Mari baca sampai habis,
jika kamu merasa telah tertantang untuk mengetahuinya bersamaku!

Continue reading

Pesaing MS Access?

OOT

Rada OOT dari semua isian. Susah-susah bikin blog untuk sastra dan curhat, malah disusupin dengan masalah pekerjaan :evil:

Maaf … Maaf …

Tapi kalau ada yang mengetahui tentang hal ini, mungkin bisa berbagi dengan saya tentang Software Pesaing MS Access? Di komputer saya tercinta yang sekarang saya menggunakan MS Access yang telah habis masa demonya, jadi harus di upgrade! Karena itu saya mencari sistem yang menyerupai MS Access tapi tentu saja free :lol:

Tahu sih ada Kexi, tapi untuk versi windowsnya ternyata kita harus membayar :( … Ada ide yang lain? Atau mau bagi programnya :twisted:

Thanks.

Cinta Wajib Disampaikan!

Seperti pertanyaan tentang pelangi yang tersimpan di balik kabut setelah hujan,
di ujung air terjun tertinggi hikmat keabadian tak tersentuh,
sampai ada seorang penyair ungkapkan tabir,
bahwa pelangi ada setelah air dan air ada setelah hujan di hulu sungai

Hingga dia ungkapkan alasan bahwa tiada sesuatu yang ada setelah tiada, tiada ketiadaan yang kekal, tiada kematian abadi, yang ada adalah ada dari yang tidak ada …. karena keberadaan manusia sendiri adalah karena TUHAN telah jatuh cinta …

Ah, lalu bagaimana kita tahu TUHAN jatuh cinta? Jika TUHAN tidak berbicara melalui AnakNYA …

Jadi ucapkan cinta disaat memang ada, selagi masih ada waktu ditangan dirimu, untuk ungkapkan cintamu, walau sepatah kata sahaja …

Mari … sebarkan cinta bersamaku, hingga ke ujung dunia …

.

Terpengaruh dari sajak yang kesekian tentang cinta miliknya Bro goenong …

Rasis Ala Ketua PANSUS RUU Pornografi

Membaca di blog teguhtimur.com tentang UU Pornografi dan Ketua Pansus yang rasis, tentang bagaimana seorang ketua Pansus RUU Pornografi Balkan Kaplale mengucapkan statemen seperti ini:

“Belajar baik-baik dari Jawa! Kalau perlu kau ambil orang Solo supaya perbaikan keturunan!”

Saat beliau menanggapi pernyataan seorang utusan dari Papua yang menyampaikan keberatan tentang RUU Pornografi.

Saya hanya bisa bilang … KA&*&^AT HA*&^M JA*&^%H

Menyedihkan, kenapa pernyataan tersebut harus keluar dari suara seorang yang berpendidikan dan memiliki posisi sebagai wakil rakyat.

Kalau mau saya bilang, kenapa Kalimantan tidak membentuk Kalimantan Merdeka saja? Menghentikan segera komitmen untuk memasok batubara ke Jawa biar sekalian saja Jakarta dan sekitarnya menikmati apa yang kami rasakan disini, mati perlahan dalam kekurangan energi yang sedemikian parahnya; atau memberontak kecil-kecilan saja dulu supaya nantinya kami bisa mendapatkan hak istimewa seperti Aceh?

Tapi untunglah, kalau tidak bisa dibilang sebuah pernyataan membesarkan diri sendiri, saya sendiri adalah dari kalangan nasionalis dan menganggap pernyataan tersebut hanyalah dari seorang yang tidak pernah mengecap bagaimana rasanya hidup terpinggirkan di tengah hutan, bagaimana rasanya mengecap rasa iri karena kue lebih banyak dibuang diantara penguasa haus kekuasaan di satu pulau saja satu tempat saja, bagaimana rasanya dijanjikan 100 macam janji tanpa ada realisasi, bagaimana rasanya melihat saudara-saudara saya harus berjuang dalam keterbatasan yang luar biasa. Selain itu, bagi saya sendiri pernyataan tersebut adalah anggapan personal dan bukan mewakili mayoritas dari saudara-saudara saya setanah air yang memiliki pemahaman yang lebih dalam kehidupan di Indonesia yang melandaskannya pada falsafah Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

Untuk berita lengkap, silahkan klik disini.

Diketik disela-sela kegilaan pekerjaan beberapa hari ini, maaf kawan, saudara,sahabat kalau saya belum sempat singgah di blog dirimu sekalian dan menorehkan sampah cinta saya :twisted: .

Ah, Indonesia, dengan berat hati aku bilang, jika dirimu tak segera berbenah, dirimu akan segera menjadi Uni Soviet kedua!

Salam hangat dari tengah dunia, dari seseorang yang mulai merasa terpinggirkan di negerinya sendiri. Bisaku …

The Rendezvous Memory

Diriku baru saja berkenalan dengan gadis ini dan biarkanlah pada tulisan ini aku memberikan namanya Ela. Ela dimataku adalah gadis yang bisa aku bilang menarik dan cantik dengan beberapa hal lainnya yang bisa membuat lelaki siap kawin dewasa sepertiku pasti akan merasa tertarik dengannya.

Pada awalnya aku tidak berencana untuk berbincang terlalu jauh, tapi perjalanan waktu dan suasana yang mendukung telah menjadikan kami sedemikian dekatnya. Seingatku, bahkan disaat kami baru saja berkenalan di salah satu counter pulsa di kotaku, gadis cantik ini sudah bisa menceritakan semua kisah sedihnya bersama para lelaki sebelum aku.

“Menurutmu, siapa yang bakal pertama kali kamu kawini”, teriaknya dengan riang di saat itu.

“Tentu istriku dong!”, jawabku sambil lalu, berharap beberapa pasang mata yang menatap kami berdua di tempat duduk di pojokan cafe tidak ikut pula mendengarkan pembicaraan kami.

SALAH, katanya nyaring sambil tertawa lebar …

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.