Membaca di blog teguhtimur.com tentang UU Pornografi dan Ketua Pansus yang rasis, tentang bagaimana seorang ketua Pansus RUU Pornografi Balkan Kaplale mengucapkan statemen seperti ini:
“Belajar baik-baik dari Jawa! Kalau perlu kau ambil orang Solo supaya perbaikan keturunan!”
Saat beliau menanggapi pernyataan seorang utusan dari Papua yang menyampaikan keberatan tentang RUU Pornografi.
Saya hanya bisa bilang … KA&*&^AT HA*&^M JA*&^%H…
Menyedihkan, kenapa pernyataan tersebut harus keluar dari suara seorang yang berpendidikan dan memiliki posisi sebagai wakil rakyat.
Kalau mau saya bilang, kenapa Kalimantan tidak membentuk Kalimantan Merdeka saja? Menghentikan segera komitmen untuk memasok batubara ke Jawa biar sekalian saja Jakarta dan sekitarnya menikmati apa yang kami rasakan disini, mati perlahan dalam kekurangan energi yang sedemikian parahnya; atau memberontak kecil-kecilan saja dulu supaya nantinya kami bisa mendapatkan hak istimewa seperti Aceh?
Tapi untunglah, kalau tidak bisa dibilang sebuah pernyataan membesarkan diri sendiri, saya sendiri adalah dari kalangan nasionalis dan menganggap pernyataan tersebut hanyalah dari seorang yang tidak pernah mengecap bagaimana rasanya hidup terpinggirkan di tengah hutan, bagaimana rasanya mengecap rasa iri karena kue lebih banyak dibuang diantara penguasa haus kekuasaan di satu pulau saja satu tempat saja, bagaimana rasanya dijanjikan 100 macam janji tanpa ada realisasi, bagaimana rasanya melihat saudara-saudara saya harus berjuang dalam keterbatasan yang luar biasa. Selain itu, bagi saya sendiri pernyataan tersebut adalah anggapan personal dan bukan mewakili mayoritas dari saudara-saudara saya setanah air yang memiliki pemahaman yang lebih dalam kehidupan di Indonesia yang melandaskannya pada falsafah Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.
Untuk berita lengkap, silahkan klik disini.
Diketik disela-sela kegilaan pekerjaan beberapa hari ini, maaf kawan, saudara,sahabat kalau saya belum sempat singgah di blog dirimu sekalian dan menorehkan sampah cinta saya
.
Ah, Indonesia, dengan berat hati aku bilang, jika dirimu tak segera berbenah, dirimu akan segera menjadi Uni Soviet kedua!
Salam hangat dari tengah dunia, dari seseorang yang mulai merasa terpinggirkan di negerinya sendiri. Bisaku …